Dampak Kenaikan Harga Barang dan Jasa, Marak Prostitusi Anak di Port Moresby
Naiknya harga barang dan jasa berdampak pada harga seks yang dijual di jalan-jalan di kota Port Moresby di Distrik Ibu Kota Nasional (NCD) . Pasalnya, semakin banyak perempuan muda yang melakukan perdagangan dan prostitusi demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi mereka berdalih menolong ibu mereka karena telah tinggal ayah sejak lama. Seorang mucikari di Port Moresby, yang hanya dikenal sebagai “Mama Doris”, kepada The National.com mengatakan dia memiliki sembilan gadis baru yang bekerja di bawah asuhannya sejak Mei. “Mereka terlihat muda, tetapi mereka lebih duniawi untuk usia mereka dan mereka tidak perawan ketika mereka datang kepada saya,” katanya. “Lukim price blo kaikai nau lo stoa, sampla nogat papa, ol lukim mama blo ol struggle na ol sori na kam sanap lo street.” (Lihatlah harga barang dan jasa, beberapa tidak memiliki ayah lagi, dan mereka melihat ibu berjuang sendirian untuk membesarkan mereka dan saudara-saudara mereka sehingga mereka turun ke jalan di si...